Responsive Ad Slot

Latest

latest

Tips Belajar di Rumah, Suasana Belajar di Rumah Harus Menyenangkan

Tips Belajar di Rumah. Menjadi tugas orangtua untuk membuat anak tetap semangat belajar

Saturday, October 3, 2020

/ by Yuno



Tips Belajar di Rumah, Suasana Belajar di Rumah Harus Menyenangkan

Saat proses belajar di rumah selama pandemi yang dilakukan anak-anak tidak mudah dijalankan. Berbeda dengan sistem tatap muda, belajar di rumah dan juga belajar daring dengan guru berpengaruh pada tingkat konsentrasi anak.

Selama ini belajar secara tatap muka bersama teman-reman di sekolah membuat anak menjadi senang dan bersemangat. Kondisi ini memungkinkan anak dengan mudah menyerap pelajaran.

“Menjadi tugas orangtua untuk membuat anak tetap semangat belajar,” ujar Psikolog Anak dan Remaja Rosdiana Setyaningrum Mp.Si dalam webinar bertajuk 'Mencetak Anak Unggul dengan Cara Hidup Bijaksana dan Baik di Era PSBB,' Senin (28/9).

Agar semangat dan tingkat konsentrasi mirip ketika mereka belajar di sekolah situasi belajar perlu dibuat seperti di sekolah.

Misalnya anak menggenakan seragam sekolah, disediakan papan tulis di depannya, tersedia mainan edukatif yang intinya dapat mendekatkan dengan kondisi di kelas.

“Anak-anak itu kalau dia mengenakan pakaian rumah pikirannya ya bermain. Ketika memakai seragam sekolah dia akan berpikir dia sedang belajar.

Ketika memakai baju tidur ya berarti untuk tidur. Kebiasaan menuntut hal itu,” ujar dia.

Agar anak semangat dan bisa berkonsentrasi Rosdiana menyarankan agar sebelum belajar agar melakukan gerakan ringan selama 5 menit. "Biarkan anak senam ringan atau joget sekitar lima sampai sepuluh menit. Nanti kalau udah belajar 30 menit biarkan berdiri dari kursinya dan jalan dulu," kata Rosdiana.

Ia menyarankan agar orang tua menanamkan kepada anak belajar itu menyenangkan, bukan menegangkan. Orang tua jangan memarahi anak ketika tidak bisa mengerjakan tugas karena akan membuat beban yang berbuntut anak malas belajar.

"Kalau orang tua marah saat anak belajar akan membuat dia berpikir belajar itu tidak menyenangkan. Akhirnya ia bisa tidak mau menjadi pembelajar dalam hidupnya,” lanjut dia.

Yang perlu dicatat saat membantu anak belajar di rumah orang tua jangan memposisikan menjudi guru. Orang tua dan guru memiliki porsi masing-masing. “Tugas orang tua tetap satu membuat perkembangan kepribadian anak berjalan baik," tuturnya.

Terakhir Rosdiana menegaskan karena orang tua buka guru maka biarkan anak untuk mengerjakan tugas sekolahnya sendiri secara mandiri. Setelah anak mengalami kesulitan baru orang tua membantu menyelesaikan tugas yang diberikan. “Kita harus lebih tegas, nanti kalau sudah tidak bisa baru tanya,” ujar dia.

No comments

Post a Comment

Don't Miss
monitorday© all rights reserved